Modern Tech Stack
Pengembangan Web & Aplikasi
Yang dibangun
Kamis, 16 Juli 2026 · 8 menit baca · 8 views
Cara buat username WhatsApp bisa dilakukan dari menu WhatsApp > Settings/Setelan > Profile/Profil > Username jika fitur sudah tersedia di akun kamu. Jika tombol username belum muncul, kemungkinan besar akun kamu belum masuk phased rollout, aplikasi belum mendapat aktivasi fitur, atau fitur masih terbatas di versi beta dan sebagian kecil pengguna.
WhatsApp Help Center masih menjelaskan bahwa pendaftaran akun WhatsApp membutuhkan nomor HP aktif untuk verifikasi. Jadi username WhatsApp bukan berarti akun bisa dibuat tanpa nomor, melainkan cara baru agar nomor tidak selalu perlu dibagikan saat orang ingin menghubungi kamu.
Fitur username WhatsApp mulai ramai dicari karena orang makin sadar bahwa nomor HP itu data pribadi. Selama ini, untuk chat WhatsApp dengan orang baru, biasanya kita harus berbagi nomor dulu.
Masalahnya, nomor HP sering dipakai untuk banyak hal. Mulai dari login aplikasi, akun bank, marketplace, kantor, sampai grup keluarga yang entah kenapa selalu aktif pas jam kerja.
Username WhatsApp mencoba menyelesaikan masalah itu dengan cara yang lebih sederhana. Orang bisa menemukan atau menghubungi akun WhatsApp lewat nama pengguna, bukan selalu lewat nomor HP.
Tapi masalah barunya juga muncul. Banyak pengguna sudah membaca kabarnya, sudah update aplikasi, sudah buka setelan berkali-kali, tapi tombol username tetap belum ada. Ini bukan karena salah pencet, tapi karena fiturnya memang belum tersedia merata.
Username WhatsApp adalah nama pengguna unik yang bisa dipakai sebagai identitas akun selain nomor HP. Dengan username, orang lain nantinya bisa menghubungi kamu tanpa harus langsung tahu nomor pribadi kamu.
Menurut WABetaInfo, fitur ini dirancang agar pengguna bisa berinteraksi lebih privat karena nomor HP tidak perlu selalu dibagikan ke orang baru. Fitur ini juga sedang disiapkan untuk Android, iOS, Windows, dan Web, meskipun akses awalnya masih terbatas. (WABetaInfo)
Secara konsep, username ini mirip dengan nama pengguna di Instagram, Telegram, atau X. Bedanya, WhatsApp dari awal memang dibangun dengan nomor HP sebagai identitas utama, jadi transisinya tidak bisa langsung dibuka ke semua pengguna dalam satu malam. Ya, teknologi besar tetap suka bikin kita menunggu seperti sedang ambil antrean kelurahan digital.
Username WhatsApp penting dipahami sekarang karena fitur ini menyentuh dua hal besar: privasi pengguna dan cara bisnis mengenali customer. Untuk pengguna biasa, manfaat paling terasa adalah tidak perlu terlalu sering membagikan nomor HP.
Untuk bisnis, efeknya lebih teknis. Twilio WhatsApp Usernames Changelog menjelaskan bahwa saat user memakai username, webhook WhatsApp Business bisa menerima BSUID sebagai pengganti nomor HP di field tertentu. Artinya, sistem CRM, automation, dan customer support harus siap membaca identifier baru, bukan cuma nomor telepon. (Twilio)
Perubahan ini kelihatan kecil di sisi user, tapi cukup besar di sisi sistem. Kalau database bisnis selama ini menjadikan nomor HP sebagai satu-satunya kunci identitas customer, integrasi bisa kacau saat sebagian user mulai muncul sebagai BSUID.
Buat bisnis yang memakai WhatsApp untuk lead, follow-up, sales, support, booking, atau konsultasi, fitur username bukan sekadar kosmetik UI. Ini bagian dari perubahan cara identitas digital bekerja di WhatsApp.
Cara paling aman untuk mengecek fitur username adalah lewat menu profil WhatsApp. Alurnya sederhana, tapi hasilnya tergantung apakah akun kamu sudah kebagian fitur atau belum.
a. Buka aplikasi WhatsApp.
b. Masuk ke Settings atau Setelan.
c. Tap bagian Profile atau foto profil kamu.
d. Cari kolom atau menu bernama Username.
e. Kalau muncul, tap menu itu dan mulai buat nama pengguna.
9to5Google juga menjelaskan bahwa pengecekan fitur dilakukan lewat WhatsApp > Settings > Profile, lalu kolom username akan muncul untuk akun yang sudah mendapat akses. Kalau kolom itu belum ada, berarti akun kamu belum masuk rollout. (9to5Google)
Jadi jangan cari di menu chat, privacy, account, storage, atau tempat lain yang tidak berhubungan. Kalau fiturnya aktif, WhatsApp akan menampilkannya di profil.
Kalau tombol username sudah muncul, proses pembuatannya kurang lebih seperti membuat username di platform sosial lain. Kamu tinggal memilih nama yang tersedia, lalu menyimpannya ke akun WhatsApp.
Gunakan username yang mudah dibaca dan tidak terlalu rumit. Kalau untuk personal branding, gunakan format yang konsisten dengan identitas digital kamu, misalnya nama asli, nama brand, atau variasi pendek yang tetap profesional.
Untuk akun bisnis, hindari username yang terlalu random. Username seperti rumahmurahjakarta, katonfajar, atau rooma21support akan lebih mudah dipahami daripada kombinasi angka panjang yang terlihat seperti password WiFi tetangga.
Kalau username sudah dipakai orang lain, kamu perlu memilih variasi lain. WhatsApp juga mulai menghubungkan ketersediaan username dengan ekosistem Meta, jadi nama yang sudah dipakai di Instagram atau Facebook bisa memengaruhi proses klaim username.
Username WhatsApp tidak bisa dibuat sembarangan. Ada aturan karakter agar username tidak menipu, tidak terlihat seperti website palsu, dan tetap mudah dikenali.
Menurut WABetaInfo, username WhatsApp harus memiliki panjang 3 sampai 35 karakter, memakai huruf kecil, angka, titik, atau underscore, serta wajib memiliki minimal satu huruf. Username juga tidak boleh diawali www. dan tidak boleh berakhir seperti domain, misalnya .com atau .net. (WABetaInfo)
Aturan ini masuk akal karena WhatsApp ingin mencegah username yang terlihat seperti alamat website resmi. Kalau username bisa dibuat seperti www.bankresmi.com, potensi penyalahgunaan akan makin besar.
Format yang aman biasanya memakai nama brand atau nama personal tanpa gaya yang membingungkan. Contohnya katonfajar, katon.fajar, atau katon_fajar.
Penyebab paling umum adalah akun kamu belum masuk tahap rollout. Fitur baru WhatsApp sering dirilis bertahap, bukan langsung terbuka untuk semua negara, semua perangkat, dan semua akun.
TechRadar melaporkan bahwa fitur username baru tersedia untuk jumlah terbatas pengguna beta, dan bahkan pengguna beta pun belum tentu langsung mendapat akses. Jadi update aplikasi saja belum selalu cukup. (TechRadar)
Penyebab lainnya bisa karena versi aplikasi belum mendukung fitur, akun belum mendapat aktivasi dari server, atau rollout wilayah belum sampai ke Indonesia. WhatsApp bisa saja mengaktifkan fitur berdasarkan akun, perangkat, versi aplikasi, atau kombinasi semuanya.
Jadi kalau tombol username belum muncul, langkah paling aman adalah update aplikasi dari Play Store atau App Store, lalu cek lagi secara berkala. Hindari install APK dari sumber tidak resmi cuma demi tombol baru, karena risiko keamanan akun jauh lebih mahal daripada sekadar menunggu fitur muncul.
Belum sepenuhnya. Username WhatsApp membantu menyembunyikan nomor dalam interaksi tertentu, tapi akun WhatsApp tetap membutuhkan nomor HP untuk pendaftaran dan verifikasi.
WhatsApp Help Center menjelaskan bahwa pengguna harus mendaftarkan nomor HP aktif dan melakukan verifikasi menggunakan kode registrasi. Jadi username bukan pengganti nomor untuk membuat akun, melainkan identitas tambahan untuk mengurangi kebutuhan membagikan nomor ke orang lain. (WhatsApp Help Center)
Ini perbedaan penting. Kalau ada konten yang bilang username WhatsApp membuat kamu bisa daftar tanpa nomor HP, klaim itu perlu dicurigai.
Lebih tepatnya, username WhatsApp membuat komunikasi awal bisa lebih privat. Nomor tetap ada di balik akun, tapi tidak harus selalu terlihat oleh orang baru.
Username key adalah kode tambahan yang bisa dipakai bersama username. Tujuannya agar tidak semua orang yang tahu username kamu bisa langsung menghubungi kamu.
WABetaInfo menjelaskan bahwa username key bersifat opsional dan terdiri dari empat digit. Jika diaktifkan, orang baru perlu mengetahui username dan key untuk mulai mengirim pesan. (WABetaInfo)
Ini berguna untuk orang yang ingin tetap mudah ditemukan, tapi tidak ingin terlalu terbuka. Misalnya kamu membagikan username ke komunitas, event, atau calon customer tertentu, tapi tetap membatasi siapa yang benar-benar bisa mulai chat.
Buat bisnis, username key perlu dipakai hati-hati. Kalau targetnya customer service yang mudah dihubungi, terlalu banyak penghalang bisa membuat calon customer batal menghubungi.
Untuk bisnis, username WhatsApp bisa mengubah cara customer dikenali dalam sistem. Selama ini banyak CRM, dashboard customer service, dan automation flow memakai nomor HP sebagai identitas utama.
Twilio Key Concepts for WhatsApp menjelaskan bahwa username bisa menyembunyikan nomor HP user dan membuat bisnis berinteraksi lewat BSUID. Twilio juga menampilkan BSUID melalui field ExternalUserId agar sistem tetap bisa mengenali user saat nomor tidak tersedia. (Twilio)
Artinya, bisnis perlu mulai memikirkan mapping data. Nomor HP tetap penting, tapi tidak boleh menjadi satu-satunya identitas di database.
Untuk CRM real estate, misalnya, satu lead bisa punya nama, nomor HP, email, sumber campaign, listing yang diminati, riwayat follow-up, dan nanti mungkin BSUID. Kalau sistem hanya membaca nomor HP, sebagian interaksi bisa sulit digabungkan dengan profil customer yang sudah ada.
Bisnis yang memakai WhatsApp Business API sebaiknya mulai audit sistem dari sekarang. Tujuannya bukan panik, tapi memastikan sistem tidak rapuh saat format identitas user berubah.
a. Cek apakah database customer hanya memakai nomor HP sebagai primary identifier.
b. Siapkan field tambahan untuk menyimpan BSUID atau ExternalUserId.
c. Pastikan webhook handler tidak memaksa semua field from dan to berbentuk nomor E.164.
d. Buat mapping antara nomor HP, BSUID, email, dan customer profile.
e. Uji ulang automation yang mengirim follow-up, reminder, broadcast, atau assignment ke agent.
Twilio WhatsApp Usernames Changelog menyarankan sistem untuk menyimpan ExternalUserId, menangani BSUID di field to dan from, serta memetakan BSUID ke profil customer agar identifikasi tetap konsisten. (Twilio)
Untuk bisnis kecil yang hanya memakai aplikasi WhatsApp Business biasa, dampaknya mungkin belum terasa besar. Tapi untuk bisnis yang sudah memakai CRM, omnichannel inbox, chatbot, atau automation, persiapan ini penting agar data percakapan tidak berantakan.
Username yang bagus harus mudah diingat, mudah diketik, dan tidak membuat orang salah paham. Untuk personal, pakai nama yang konsisten dengan profil publik kamu.
Kalau kamu membangun portofolio, nama domain, atau personal brand, gunakan username yang sama atau mendekati nama utama. Misalnya katonfajar, katon.fajar, atau variasi yang tetap bersih.
Untuk bisnis, pakai nama brand atau fungsi layanan. Contohnya rooma21, rooma21.support, atau rooma21.sales jika format seperti itu tersedia dan sesuai aturan.
Hindari username yang terlalu mirip lembaga resmi, bank, marketplace, atau brand besar lain. Selain berisiko ditolak, username seperti itu juga bisa terlihat mencurigakan bagi calon customer.
Boleh, tapi perlu dipikirkan. Username yang sama dengan Instagram atau Facebook membuat identitas digital lebih konsisten dan mudah ditemukan.
Namun WABetaInfo juga mengingatkan bahwa memakai username yang sama bisa membuat orang lebih mudah mengaitkan akun WhatsApp dengan akun Instagram atau Facebook. Kalau kamu ingin memisahkan komunikasi pribadi dan publik, gunakan username yang berbeda. (WABetaInfo)
Untuk personal branding, konsistensi biasanya menguntungkan. Untuk privasi personal, pemisahan username bisa lebih aman.
Untuk bisnis, konsistensi lebih disarankan karena customer biasanya mencari nama brand yang sama di semua channel. Yang penting, username tetap singkat, jelas, dan tidak menyerupai domain palsu.
Jawaban ringkas untuk pertanyaan yang paling sering muncul dari topik artikel ini.
Belum semua akun di Indonesia mendapat fitur username WhatsApp. Fitur ini masih dirilis bertahap, jadi tombolnya bisa belum muncul meskipun aplikasi sudah diperbarui.
Buka URL FAQJika akun kamu sudah mendapat fitur ini, menu username bisa dicek lewat WhatsApp > Settings/Setelan > Profile/Profil > Username. Kalau menu itu tidak ada, berarti akun kamu belum mendapat akses fitur.
Buka URL FAQTidak. Akun WhatsApp tetap membutuhkan nomor HP aktif untuk pendaftaran dan verifikasi, sedangkan username berfungsi sebagai identitas tambahan agar nomor tidak selalu perlu dibagikan.
Buka URL FAQUpdate aplikasi tidak selalu langsung membuka fitur baru. WhatsApp sering memakai phased rollout, jadi fitur bisa aktif hanya untuk akun tertentu dulu sebelum dirilis lebih luas.
Buka URL FAQUsername WhatsApp harus terdiri dari 3 sampai 35 karakter, memakai huruf kecil, angka, titik, atau underscore, dan wajib punya minimal satu huruf. Username juga tidak boleh diawali www. atau berakhir seperti domain, misalnya .com atau .net.
Buka URL FAQ
COBIT dan ITIL tetap relevan sebagai fondasi governance dan service management, tetapi penggunaan AI membutuhkan kontrol...
2025 Employ Job Seeker Nation Report mencatat 71% kandidat berharap proses apply selesai kurang dari 30 menit, 35% akan...
Ringkasan ahli
WABetaInfo melaporkan pada 8 April 2026 bahwa WhatsApp sedang menyiapkan rollout fitur username untuk sebagian kecil pengguna dalam beberapa bulan ke depan. Fitur ini dibuat agar pengguna bisa berkomunikasi tanpa langsung membagikan nomor HP, jadi wajar kalau banyak akun di Indonesia belum melihat tombolnya di menu profil. Twilio WhatsApp Usernames Changelog menyebut mulai Juni 2026 WhatsApp akan mulai merilis username sebagai fitur opsional, terutama berdampak pada interaksi user dengan bisnis. Saat user memakai username, nomor HP bisa tidak muncul di webhook, lalu digantikan oleh Business Scoped User ID atau BSUID.
Katon Fajar
B2B tech partner